Sejarah
Keluarga Hawthorne: Sophia Peabody, Una, Julian, dan Rose di Balik Sang Penulis
Di balik karya-karya Nathaniel Hawthorne ada sebuah keluarga yang memberinya dukungan dan inspirasi. Kehidupan keluarga ini, dengan suka dan dukanya, memberi warna pada perjalanan sang penulis.
Bagian ISophia Peabody
Hawthorne menikah dengan Sophia Peabody pada 1842. Sophia adalah pelukis dan ilustrator berbakat dari keluarga intelektual di Salem. Pasangan ini memulai rumah tangga di Concord, di sebuah rumah yang dikenal sebagai Old Manse, tempat Hawthorne menulis sejumlah cerpen.
Bagian IIAnak-Anak Hawthorne
Mereka dikaruniai tiga anak: Una, Julian, dan Rose. Julian kelak menjadi penulis dan menulis tentang kehidupan orang tuanya. Rose memilih jalan hidup yang sangat berbeda dan kemudian dikenal karena karya kemanusiaannya.
Bagian IIIRose Hawthorne Lathrop
Setelah melalui berbagai cobaan hidup, Rose Hawthorne Lathrop mengabdikan diri merawat penderita kanker yang miskin di New York pada akhir abad ke-19. Ia kemudian mendirikan komunitas biarawati yang meneruskan pelayanan perawatan tersebut.
Kisah Rose menunjukkan bahwa warisan keluarga Hawthorne tidak hanya berupa karya sastra, tetapi juga kepedulian kepada sesama.
Bagian IVKeluarga dalam Karya Hawthorne
Tema keluarga, warisan, dan hubungan antargenerasi sangat kuat dalam karya Hawthorne, termasuk The House of the Seven Gables, yang ditulis setelah ia menjadi seorang ayah.