Nathaniel Hawthorne · 1851

The House of the Seven Gables

Rumah tujuh atap, kutukan sebuah keluarga, dan harapan yang tumbuh dari reruntuhan masa lalu.

“Half-way down a by-street of one of our New England towns stands a rusty wooden house, with seven acutely peaked gables, facing towards various points of the compass, and a huge, clustered chimney in the midst.”— Kalimat pembuka novel

Selamat datang

Ruang membaca untuk salah satu novel klasik terpenting Amerika

Hawthorne's Seven Gables adalah portal sastra independen berbahasa Indonesia yang didedikasikan untuk novel The House of the Seven Gables dan penulisnya, Nathaniel Hawthorne. Di sini Anda dapat membaca ringkasan cerita, mengenal tokoh-tokohnya, memahami tema dan simbol, menelusuri biografi Hawthorne, serta mempelajari sejarah rumah bersejarah di Salem yang dikaitkan dengan novel ini.

Kami juga menerbitkan artikel tentang sastra klasik, arsitektur, sejarah, budaya baca, dan wisata sastra bersama jaringan media mitra. Situs ini adalah proyek edukasi dan tidak berafiliasi dengan museum atau pengelola resmi rumah tersebut.

Tentang Novel

Kisah keluarga Pyncheon

Pada akhir abad ke-17, Kolonel Pyncheon yang berkuasa menginginkan tanah milik Matthew Maule. Ketika Maule dituduh melakukan sihir dan dihukum mati, ia mengutuk sang kolonel. Pyncheon kemudian membangun rumah megah bertujuh atap di atas tanah itu, namun ditemukan tewas di hari peresmiannya.

Hampir dua abad kemudian, rumah itu dihuni Hepzibah Pyncheon yang miskin dan saudaranya Clifford yang baru bebas dari penjara. Kehadiran Phoebe yang ceria dan Holgrave yang misterius, serta ancaman dari sepupu mereka, Hakim Jaffrey Pyncheon, membawa kisah ini menuju terungkapnya rahasia masa lalu.

Ringkasan ini sengaja tidak membuka seluruh akhir cerita. Baca juga kisah Phoebe dan Holgrave dan tafsir medis "darah Maule".

Fakta Buku

Penulis
Nathaniel Hawthorne
Terbit
1851
Penerbit pertama
Ticknor, Reed, and Fields (Boston)
Genre
Fiksi gotik, romance, sastra Amerika
Latar
Sebuah kota di New England, terinspirasi Salem
Status
Domain publik

Tokoh

Para penghuni rumah tujuh atap

H

Hepzibah Pyncheon

Perempuan tua dari keluarga terpandang yang jatuh miskin, terpaksa membuka toko kecil di rumahnya.

C

Clifford Pyncheon

Saudara Hepzibah yang pulang setelah puluhan tahun dipenjara atas kejahatan yang tidak ia lakukan.

P

Phoebe Pyncheon

Kerabat muda dari pedesaan yang ceria dan membawa kehidupan baru ke rumah tua.

H

Holgrave

Fotografer daguerreotype muda yang menyewa kamar di rumah itu dan menyimpan rahasia asal-usulnya.

H

Hakim Jaffrey Pyncheon

Sepupu yang kaya dan terhormat di mata publik, namun berhati dingin dan serakah.

K

Kolonel Pyncheon & Matthew Maule

Leluhur yang konfliknya atas sebidang tanah memicu kutukan antargenerasi.

Tema & Simbol

Apa yang ingin disampaikan Hawthorne?

I

Dosa Warisan

Kesalahan leluhur yang membebani generasi berikutnya.

II

Masa Lalu vs Masa Kini

Rumah tua, potret leluhur, dan kereta api sebagai simbol zaman.

III

Keserakahan & Kekuasaan

Harta dan status yang diperoleh secara tidak adil.

IV

Penebusan & Harapan

Cinta dan rekonsiliasi yang memutus lingkaran kutukan.

Sang Penulis

Nathaniel Hawthorne (1804–1864)

Hawthorne lahir di Salem, Massachusetts, dari keluarga Puritan yang telah lama menetap di New England. Salah satu leluhurnya, John Hathorne, adalah hakim dalam pengadilan penyihir Salem 1692. Hawthorne menambahkan huruf "w" pada nama keluarganya, yang sering ditafsirkan sebagai upaya menjauhkan diri dari warisan kelam itu.

Karya-karyanya menyelami rasa bersalah, dosa, dan sisi gelap jiwa manusia, menjadikannya salah satu tokoh utama Romantisme Gelap dalam sastra Amerika.

  1. 1804

    Lahir di Salem, Massachusetts, pada 4 Juli.

  2. 1825

    Lulus dari Bowdoin College.

  3. 1837

    Menerbitkan kumpulan cerpen Twice-Told Tales.

  4. 1842

    Menikah dengan pelukis Sophia Peabody; tinggal di Old Manse, Concord.

  5. 1846

    Bekerja di Kantor Bea Cukai Salem hingga 1849.

  6. 1850

    Menerbitkan The Scarlet Letter; bertemu Herman Melville.

  7. 1851

    Menerbitkan The House of the Seven Gables.

  8. 1853

    Menjadi konsul Amerika Serikat di Liverpool, Inggris.

  9. 1860

    Menerbitkan The Marble Faun.

  10. 1864

    Wafat pada 19 Mei.

Rumah Bersejarah

Rumah tujuh atap di Salem

Rumah yang dikenal sebagai The House of the Seven Gables, atau Turner-Ingersoll Mansion, dibangun pada 1668 oleh Kapten John Turner di dekat pelabuhan Salem. Pada masa Hawthorne, rumah ini dimiliki sepupunya, Susanna Ingersoll, dan kunjungan ke rumah itu diyakini menjadi salah satu inspirasi novelnya.

Pada awal abad ke-20, rumah ini dibeli dan direstorasi oleh filantropis Caroline Emmerton, lalu dibuka sebagai museum. Rumah kelahiran Hawthorne kemudian dipindahkan ke kompleks yang sama.

Untuk jadwal kunjungan, tiket, dan program terbaru, silakan merujuk situs resmi pengelola museum. Panduan perjalanan: road trip sastra New England.

Panduan Membaca

Pertanyaan diskusi untuk klub baca

  1. Apakah kutukan Maule benar-benar gaib, atau Hawthorne memberi penjelasan lain? Bukti apa yang Anda temukan?
  2. Bagaimana rumah tujuh atap berfungsi sebagai "tokoh" dalam cerita?
  3. Apa peran fotografi daguerreotype Holgrave dibandingkan potret lukisan Kolonel Pyncheon?
  4. Mengapa Hawthorne memilih akhir yang relatif penuh harapan?
  5. Adakah kisah serupa tentang "dosa warisan" dalam budaya atau keluarga Anda?

Artikel

Bacaan sastra, sejarah & budaya

Artikel bersama jaringan media mitra.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa isi singkat novel The House of the Seven Gables?

Novel ini mengisahkan keluarga Pyncheon yang hidup di bawah bayang-bayang kutukan setelah leluhur mereka, Kolonel Pyncheon, merebut tanah milik Matthew Maule yang kemudian dihukum mati dalam pengadilan sihir. Dua abad kemudian, para keturunan Pyncheon menghadapi akibat masa lalu itu hingga akhirnya menemukan jalan pemulihan.

Kapan novel ini diterbitkan?

The House of the Seven Gables diterbitkan pada tahun 1851, setahun setelah The Scarlet Letter.

Apakah rumah tujuh atap itu benar-benar ada?

Ya. Rumah bersejarah yang dibangun pada 1668 di Salem, Massachusetts, dikaitkan dengan novel ini dan kini menjadi museum. Hawthorne pernah mengunjungi rumah tersebut yang saat itu dimiliki sepupunya, Susanna Ingersoll.

Apakah situs ini adalah situs resmi museum?

Bukan. Situs ini adalah portal sastra independen berbahasa Indonesia untuk tujuan edukasi. Untuk informasi kunjungan, jam buka, dan tiket, silakan merujuk situs resmi pengelola museum.

Di mana bisa membaca novelnya secara legal?

Teks asli berbahasa Inggris berstatus domain publik dan tersedia gratis di berbagai perpustakaan digital. Terjemahan bahasa Indonesia dapat dibeli atau dipinjam melalui perpustakaan dan aplikasi resmi.

Bagaimana cara bergabung dengan klub baca?

Hubungi kami melalui email atau WhatsApp. Klub baca daring berlangsung setiap bulan dengan satu karya klasik sebagai bahan diskusi.

Mitra Media

Indeks halaman artikel mitra di Hawthorne's Seven Gables:

Bergabung dengan klub baca klasik

Satu novel klasik setiap bulan, diskusi daring yang hangat dan terbuka untuk semua.

Daftar Klub Baca